Buku ini bukan novel, bukan kumpulan cerpen, tapi kumpulau
racauan, begitu menurut Fahd Jibran. Memang ada prosa, puisi, maupun monolog di
buku ini. Saya tertarik dengan buku ini awalnya karena judulnya “Yang Galau,
Yang Meracau!”. Judul ini memuat dua kata yang sangat akrab dalam kehidupan
saya, hahaha…. GALAU dan RACAU. Ini buku pertama Fahd Djibran yang saya baca,
warna-warni banget maksudnya kadang membuat tersenyum, tertawa, tersindir
bahkan merinding.