Kau berdiri sendiri disana, melipat tangan dan menatapku dari kejauhan.
Hari itu kau cantik sekali, walau sesekali kulihat kau meraba lelah dikeningmu.
Kudengar sesayup sapamu memanggilku diantara gemuruh hujan dan tiupan angin.
Hari itu kita berpayung hujan dan didekap oleh gigil. Rasanya seperti rindu yang tak hentinya memanggil.