Aku Bisa, Aku Tidak Bisa, Tapi Tuhan Bisa Adikku!!!
11:11 AM

Sembari mendengarkan suara merdu vokalis Payung Teduh diiringi petikan gitarnya dalam lagu Rahasia, bayang-bayang tentangmu dan rumah menyesaki ruang dada hingga menghantarkan rindu. “Kau tahu adik!!! siapa lagi yang menungguku pulang?” Ah.. pikiran ini, jauh lebih menyakitkan daripada kerinduan akan rumah tempat kita biasa berkumpul. Jauh lebih menyakitkan daripada merindukan seseorang yang belum dimiliki. sungguh, sangat menyesakkan.
Belum lama duduk sambil membaca buku usai pulang kerja, saat saya berada di rumah ada seekor kucing yang selalu datang setiap hari dan duduk manis di depan pintu menatapku. Entah kenapa setiap kali saya melihat kucing ini, saya merasa diingatkan untuk tidak memelihara hati yang keras. Kucing yang selalu datang setiap kali pintu rumah saya terbuka, mengingatkan saya untuk hidup dengan penuh cinta dan kasih. Setiap kali saya duduk membaca buku di dekat pintu, kucing itu berhasil membuat saya tersenyum karena tingkah lakunya.
Sampai sekarang kucing itu belum saya berinama . Mungkin saya tidak akan memberinya nama seperti yang dilakukan orang lain. Saya biarkan dia memilih namanya sendiri meskipun tidak kuketahui keinginanannya. Rasa sedih dan pergulatan batin atas kepergianmu seketika berkurang. Hati saya melunak karena kucing yang menghampiri saya setiap hari di pintu rumah mengingatkan saya untuk tetap menikmati apa yang ada, tidak terpenjara di masa lalu serta tidak juga mengembara dimasa depan hanya duduk merangkul diam.


Tuhan tolong lindungi dia berikan tempat terbaik. Sungguh ia adalah yang paling hebat, batinku berucap sambil memandangi fotonya yang saat ini hanya menjadi hiasan dinding disudut kamarku. Atas nama cinta kusampaikan doa ini, satu dari sekian banyak doa untuk adik yang selalu ingin kukirim ke tempat ia kini berada. Yang pulang tidak akan kembali. Saya ikhlas Ya Allah…., karena kita semua memang harus pulang, tinggal waktunya saja. Dan pada setiap jejak akan selalu ada kisah tentang sosok yang tak pernah terganti di setiap waktu, akan selalu ada doa untuknya yang tak pernah hilang.
0 komentar