Banting Saja Kemurunganmu Di Bulukumba!!!
8:55 AM
Perjalanan dari Makassar kami tempuh kurang lebih 4 sampai 5 jam. Sepanjang perjalanan teman saya menanyakan kapan sampainya… perasaan sangat jauh. Saya jadi berpikir saat itu semoga saja keinginanku liburan di tempat ini bersamanya membuatnya senang. Kuceritakan birunya laut biru dan indahnya bawah laut Pulau Liukang serta hal-hal menarik lainnya disana agar ia tetap bersemangat dan tidak mabuk.
Akhirnya tiba di Bulukumba, Perahu pinisi yang tepat berada di bundaran pusat kota Bulukumba menjadi pemandangan awal perjalanan kali ini. Pertanyaan tentang Makassar terkenal dengan pelaut kulontarkan ke teman-teman sambil menyanyikan beberapa lirik lagu ‘Pelaut’ ciptaan Ibu Sud. “Nenek moyangku orang pelaut, gemar mengarung luas samudera, menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa, angin bertiup layar terkembang”. Ini salah satu bukti yang membuat hingga saat ini, suku bugis terkenal dengan keberaniannya dalam melaut.
Bau pasir putih dan matahari dari atas pembuatan perahu phinisi mulai terasa. Beruntung saat itu cuacanya sangat baik, gradasi warna langit dan cahaya matahari sangat mendukung terlebih lagi pemandangan lokasi tempat pembuatan Perahu Pinisi dari atas yang bersebelahan dengan pohon kelapa sangat sayang apabila dilewatkan. Dari jauh tampak gugusan pantai-pantai lengkap dengan hamparan pasir putih dan laut biru yang konon kata orang-orang, Tanjung Bira merupakan sepotong surga di ujung Sulawesi Selatan.



1. Jika waktu libur tidak terlalu panjang, cari penerbangan pertama yang berangkat tengah malam untuk tiba di Makassar pada dini hari dan langsung meluncur ke Tanjung Bira. Untuk sarana transportasi di sana pada jam sepagi itu harus sewa mobil, karena angkutan umum dari Terminal Malengkeri, Makassar, baru mulai operasi sekitar pukul 09.00.
2. Jika ingin perjalanan nyaman dengan harga relatif murah, carilah beberapa teman untuk pergi berlibur bersama agar biaya sewa mobil dan kapal dapat ditanggung bersama. Biaya sewa mobil dari Makassar ke Tanjung Bira antara Rp500.000 – Rp700.000, sudah termasuk sopir dan BBM.
3. Sewa kapal untuk jemput di Tanjung Bira, mengantar snorkeling, dan mengantar kembali ke Tanjung Bira, antara Rp250.000 - Rp350.000, tergantung negosiasi.
4. Selain Pulau Liukan, Pulau Betang juga perlu masuk agenda snorkeling karena pemandangan bawah lautnya yang bagus.
5. Jika ada waktu lebih panjang, sempatkan mengunjungi kampung tradisional Suku Kajang di daerah Bulukumba.
0 komentar