#PledgeForParity, International Woman Day 2016
11:12 AM![]() |
Design photo : anjumfz
|
Seperti biasa jika momen besar, google selalu berpartisifasi untuk menjadikan moment tersebut sebagai halaman depan mesin pencariannya. Dan beberapa hari yang lalu, 8 Maret 2016 ternyata kita sedang memperingati Hari Perempuan Sedunia. Pernakah kita berpikir, begitu banyaknya peringatan tentang kaum hawa ini di dunia. Selain Hari Perempuan ada Hari Kartini yang lagi-lagi ditujukan untuk kaum hawa.
Peringatan ini menitikberatkan pesan yang kembali digaungkan yakni penghapusan diskriminasi terhadap kaum Hawa. Pesan yang disuarakan mendunia ini mengerucut pada salah satu isu krusial, yakni #PledgeForParity yang berfokus pada persamaan jender. Bahkan di situs resmi dari International Women's Day 2016, internationalwomensday.com menyebut bahwa tahun ini semua akan lebih fokus pada membantu wanita untuk meraih tujuan, mengimbau kepemimpinan dengan jender yang seimbang, menghormati perbedaan nilai, serta membangun budaya kerja yang lebih fleksibel dan inklusif demi mengubah bias di tempat kerja.
Terlepas dari sejarah Hari Perempuan Internasional, Indonesia juga memiliki berbagai tokoh perempuan yang juga mengukir sejarah perkembangan peran serta hak-hak perempuan dalam hidupnya. Salah satunya Raden Ajang Kartini yang kita kenal dengan tulisannya yang berjudul ‘Habislah gelap Terbitlah terang’. Inilah yang mungkin menjadi salah satu inspirasi perempuan-perempuan untuk tetap berprestasi, bekerja, belajar dan berwirausaha seperti laki-laki tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan. Berikut beberapa pendapat rekan kerja saya, yang sempat saya minta penjelasannya terkait #PledgeForParity yang menjadi tema International Woman Day 2016.
Hingga kini, keberhasilan atas buah pemikiran R.A Kartini dapat dinikmati oleh seluruh kaum wanita di Indonesia. Dilihat dari perkembangan kiprah wanita dalam dunia kerja pembangunan politik, sosial, budaya dan lain-lainnya. Bahkan dalam beberapa hal tertentu, perempuan juga sudah berani bersaing dengan pria dan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan diri.
Oleh karena itu, Hari Perempuan Internasional merupakan hari untuk mengarahkan fokus dunia pada hal-hal di atas dan juga masalah-masalah perempuan lainnya. Kini saatnya perempuan untuk membina jaringan, menyusun strategi dan bergerak; tunjukkan keberadaan, suara, dan visi masing-masing.

0 komentar