Falerta!!!
9:56 AMDalam waktu beberapa jam saya dapat menyelesaikannya, sungguh novel ini mampu membuat beberapa novel favorite saya lainnya tersingkirkan. Bayangkan apa jadinya jika hal ini terjadi di kehidupan nyata. Seorang anak jalanan yang setiap hari mengemis, tiba-tiba menjadi konglomerat sekaligus pewaris tunggal Calista? Falerta Calista nama yang diberikan oleh ibu angkatnya tidak merubah pembawaannya sebagai manusia yang sopan santun dan menghargai hal kecil serta berteman dengan siapa saja disekelilingnya.
Ya, Falerta mendapat segala fasilitas mewah, termasuk sekolah di Akademi Bian-Cesar. Namun, kehidupan di akademi membawanya ke sebuah insiden yang menguak masa lalu ibu angkat dan keluarga besarnya. Ia terseret ke dalam sebuah tragedi yang di sebabkan oleh konspirasi pesaing dari keluarga besar ibu angkatnya.
Salah satu pesan yang disampaikan ibu angkat Falerta Calista dalam novel ini. Hidup tidak lepas dari kata belajar. Setiap manusia entah disaat umur berapapun kata belajar masih akan selalu digunakan. Belajar sesuatu yang baru dengan pribadi yang egois dapat menghambat apa yang akan menjadi tujuan kita. Belajar itu bukan paksaan melainkan belajar itu tanggung jawab dan kewajiban pada umumnya. Belajar menghadapi masalah, belajar menyelesai kan masalah, belajar memahami proses hidup dan lain lain. Belajar tidak hanya sebatas berkutat pada buku namun juga belajar dapat diartikan dalam menggali pengalaman. Inilah maksud nona Calista tidak menceritakan semua hal yang terjadi di keluarga Calista ke Falerta, agar Falerta mampu memahaminya sendiri dan tidak merasa berat memikul beban sebagai pewaris tunggal Calista.
0 komentar