MOZART'S LAST ARIA - MATT REES
9:56 AM
Membaca novel ini membutuhkan konsentrasi tinggi dikarenakan
setting dan budaya dalam novel ini mengacu sekitar tahun 1700-an, mengambil
latar di Eropa, ditambah kepiawaian Matt Rees dalam meramu cerita, alur dan
menurutku ini sebuah novel yang mengasah logika maupun otak pembaca.
Mozart. Adakah yang tak kenal dia? Hampir semua orang tahu
bahwa dia merupakan komposer terbaik yang pernah ada, yang sayangnya meninggal
di usia yang relatif muda. Nannerl (kakak perempuan Mozart) tiba-tiba mendapat
surat yang isinya kabar kematian adiknya, dia mencium ada sesuatu yang aneh dan
sontak meminta izin suaminya untuk pergi ke Wina menemui istri dan anak-anak
Mozart. Sebab kematian Mozart mulai terkuak ketika Nannerl dan Constanze (istri
Mozart) membaca secarik surat yang Mozart tinggalkan, yang isinya tentang
rencana dia membuat pondok masonis untuk perempuan.
Surat itu bersama sonata yang diciptakan terakhir kali oleh
Mozart membimbing Nannerl untuk menemukan kepingan demi kepingan jawaban dari
misteri kemtian adiknya. Karena hal ini pula, dia menjadi dekat dan jatuh cinta
pada seorang baron, sahabat Mason Mozart, bernama Swieten yang banyak
membantunya untuk menguak misteri yang terjadi.
Hanya ketika Nannerl menyaksikan opera terakhir Mozart yang
sangat menarik, The Magic flute, ia mulai mengerti apa yang terjadi pada adik
kesayangannya. Ternyata rahasia yang di bawa mati oleh adiknya itu tersembunyi
di antara tiap-tiap baris musiknya. rahasia yang mungkin saja mengakibatkan
kematian komposer terbaik yang pernah ada di dunia ini.
Singkat cerita, Nannerl melakukan penjebakan dengan menyamar
sebagai Mozart dan mengadakan pertunjukan di kerajaan Wina. Kemudian terkuaklah
bahwa sutradara dari pembunuhan Mozart adalah Pergen, si Menteri Polisi kepercayaan
kaisar Wina. Namun, setelah menyelidiki bukti yang ada, ternyata dalang dibalik
pembunuhan Mozart adalah orang terdekatnya sendiri, yaitu pangeran
Lichnowsky. Dia merasa bahwa kesaksian
dan pemikiran-pemikiran Mozart akan menghancurkan hidupnya, seorang pangeran di
Austria yang bermuka dua dengan menjadi mata-mata bagi Prusia (musuh Austria)
hanya demi uang.
Senang sekali ketika ada novel yang mengangkat misteri
dibalik meninggalnya Mozart, apalagi dibumbui dengan cerita masonis dan
iluminati, saya pun sangat tertarik untuk membacanya.Novel ini pun bukan hanya
fiksi belaka, namun berdasarkan banyak data dan fakta yang penulis dapatkan
dari penelitian.
Beberapa hal yang menjadi pembelajaran dalam karya Matt Rees
ini dimana berhati-hatilah dalam bertindak dan mengungkapkan pikiran, karena
munkin saja hal itu sangat berbahaya bagi diri dan keluarga kita kemudian Jangan
sampai uang membutakan mata dan hati kita, sehingga menjebak kita menjadi orang
yang jahat dan berhianat serta Janganlah
berputus asa dalam berusaha, karena hasil tidak akan mengkhianati usaha. You
must read before you die!!!!
0 komentar